Surabaya, 05 Desember 2025 – Siswa Jurusan Teknik Pemesinan SMK Bubutan Surabaya kembali melaksanakan kegiatan praktik mesin bubut konvensional sebagai bagian dari pembelajaran kompetensi keahlian teknik pemesinan. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan dasar hingga menengah dalam proses permesinan industri.
Kegiatan praktik yang dilaksanakan di bengkel pemesinan sekolah tersebut melibatkan seluruh siswa kelas X, XI & XII. Mereka dibimbing langsung oleh guru produktif untuk mengenal bagian-bagian mesin bubut, teknik pemasangan benda kerja, penggunaan pahat, serta prosedur keselamatan kerja.
Guru produktif Sekaligus Ketua Program Studi Teknik Pemesinan, (MOH. SAYFUL ARIFIN, S.T.), menjelaskan bahwa penguasaan mesin bubut konvensional menjadi fondasi utama sebelum siswa diperkenalkan pada teknologi permesinan modern seperti CNC.
“Mesin bubut konvensional melatih ketelitian, koordinasi tangan, dan pemahaman dasar proses permesinan. Jika siswa sudah menguasai ini, mereka akan lebih mudah beradaptasi dengan mesin otomatis,” ungkapnya.
Dalam praktik tersebut, para siswa melakukan beberapa jenis pekerjaan, mulai dari membubut rata, membubut muka, membuat alur, pengeboran, pembubutan tirus Hingga Pembubutan Ulir. Setiap tahap dikerjakan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) industri, termasuk penggunaan APD seperti kacamata pelindung, seragam kerja, dan sepatu keselamatan.
Salah satu siswa kelas XII, (Endi Bima), menyampaikan bahwa praktik mesin bubut menjadi pengalaman berharga yang meningkatkan kepercayaan diri dalam bekerja di dunia industri.
“Awalnya gugup karena mesin ini besar dan butuh konsentrasi. Tapi setelah latihan beberapa kali, saya mulai terbiasa dan mengerti langkah-langkahnya,” ujarnya.
Kepala SMK Bubutan Surabaya (Drs. MOCH. GHOZALI, M.M.) menambahkan bahwa kegiatan praktik seperti ini dirancang untuk memperkuat link and match antara sekolah dengan kebutuhan dunia industri. Dengan kompetensi yang memadai, siswa diharapkan mampu bersaing dalam dunia kerja setelah lulus ataupun melanjutkan ke jenjang pendidikan vokasi.
Melalui praktik berkelanjutan dan pembekalan keterampilan teknis, SMK Bubutan Surabaya menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, disiplin, dan siap kerja, khususnya di bidang manufaktur dan teknik pemesinan.