Surabaya, 05 Desember 2025 – Siswa jurusan Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) SMK Bubutan Surabaya melaksanakan kegiatan praktik jaringan komputer sebagai bagian dari pembelajaran produktif yang berfokus pada penguasaan teknologi informasi. Praktik ini merupakan agenda rutin yang bertujuan membekali siswa dengan kemampuan instalasi, konfigurasi, dan troubleshooting jaringan sesuai standar industri.
Kegiatan berlangsung di laboratorium TKJ sekolah dengan fasilitas perangkat jaringan seperti router, switch, server lokal, serta peralatan instalasi jaringan. Selama praktik, siswa dibimbing oleh guru produktif untuk melakukan beberapa tahapan penting, mulai dari perakitan komputer, pemasangan kabel jaringan jenis UTP, konfigurasi IP address, hingga simulasi jaringan menggunakan aplikasi seperti Cisco Packet Tracer.
Guru Produktif Sekaligus Ketua Program Studi Tekni Komputer & Jaringan SMK Bubutan Surabaya (LULUK HIDAYATI, S.ST.) menegaskan bahwa kegiatan praktik ini sangat penting untuk menyiapkan siswa menjadi tenaga yang kompeten di bidang jaringan komputer. “Saat ini dunia industri sangat membutuhkan teknisi jaringan dan IT support. Melalui kegiatan praktik ini, siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga terbiasa memecahkan masalah teknis secara langsung,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, siswa juga diberi tugas melakukan konfigurasi dasar router dan switch, pengujian koneksi antar perangkat, serta mengatasi kendala yang muncul selama proses instalasi. Pendekatan tersebut membuat pembelajaran lebih aplikatif dan mendorong siswa berpikir kritis saat menghadapi error jaringan.
Salah satu siswa peserta praktik mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. “Kami belajar langsung bagaimana membangun jaringan dari awal. Ketika ada masalah, kami harus mencari solusinya sendiri. Ini membuat kami lebih siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Melalui kegiatan praktik ini, SMK Bubutan Surabaya berharap lulusan TKJ mampu bersaing di dunia industri, khususnya di bidang IT support, administrator jaringan, hingga teknisi perangkat komputer. Sekolah juga berencana meningkatkan sarana laboratorium dan menambah modul pembelajaran berbasis industri untuk mendukung kualitas pendidikan yang lebih baik.